Phone / Whatsapp

0857 4065 2657 (Mashudy)

0821 1460 7782 (Faoji)

0823 1173 8960 (Fajar)

Phone Office

+62-21 29563045







Alat CBR Test Lapangan dengan Teknologi Terbaru

Infrastruktur jalan raya disebut baik bila memenuhi beberapa syarat penting yaitu aman, kuat dan nyaman. Suatu konstruksi harus dibuat sekuat mungkin untuk menahan beban kendaraan sehingga dapat bertahan lama sesuai umur yang telah direncakan.

Selain faktor keamanan ketika pembuatan jalan raya juga harus diperhatikan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan. Selain itu, kondisi lalu lintas juga dipengaruhi oleh keadaan jalan, jika jalan mudah rusak menyebabka lalu lintas terhambat sehingga menimbulkan kemacetan.

Jalan raya terbagi menjadi 3 bagian yaitu Beton ( Rigid Pavement), Aspal (Flexible Pavement) dan Campuran (Composite Pavement). Jalan raya beton adalah jalan yang terbuat dari material beton yang terdapat tulangan didalamnya untuk menahan beban kendaraan.

Sebelum melakukan pekerjaan jalan harus dilakukan beberapa pengujian dan pemadatan tanah agar kondisi jalan tetap menjadi stabil dan tidak amblas menahan beban kendaraan yang setiap hari lewat. Salah satu jenis pengujian yang dilakukan yaitu CBR (California Bearing Ratio) yang dapat dilakukan di lapangan dan di laboratorium.

CBR Test adalah sebuah pengujian pada tanah yang diakukan dengan cara pembebanan dengan memberikan penetrasi menggunakan alat tertentu. Pengujian CBR yang di Indonesia masih menggunakan metode manual, membutuhkan beberapa orang sebagai operator dan kendaraan berat sebagai beban penahan.

 

Sumber gambar : youtube.com

Alat ini dipasangkan pada tanah yang ingin dilakukan pengujian CBR, alat ini kemudian dirangkai dan dipasang sesuai titik. Alat berat seperti excavator dan truck harus di persiapkan untuk menjadi penahan atau beban dari alat ini.

Pengujian dilakukan sebanyak beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal, biasanya pengujian dilakukan dengan retan waktu 30 detik, 1 menit hingga 10 menit yang harus dipantau setiap waktunya menggunakan stopwatch.

Putar Handle hingga waktu rencana dan penuran tanah, jarum akan menunjukan beberapa penurunanya, untuk menguji dititik-titik lain harus lah dilakukan prosedur yang sama.

Supaya hasil pengukuran lebih akurat maka bisa menggunakan alat canggih untuk mengukur daya dukung & kepadatan tanah yaitu HMP LFG (Light Weight Deflectometer).

Alat ini sangat efisien karena dapat dilakukan oleh satu orang pekerja saja dan bisa di bawa kemana saja. HMP LFG juga dilengkapi dengan GPS untuk menentukan titik-titik koordinat agar pengujian dapat berjalan sesuai recana.

 

Cara kerja alat ini sangat mudah, hidupkan layar pembaca dan pasangkan sensor pada plat besi, lalu lakukan kalibrasi dengan menaikan dan turunkan Drop Weight (beban) sebanyak tiga kali. Setelah kalibrasi selesai maka dapat dilakukan pengujian.

Drop weight di naikan hingga atas, lalu tuas tinggal ditekan maka drop weight akan turun dan menghempas ke Prestressed Disc Springs (pegas hitam), drop weight akan naik kembali ke atas lagi. Jika drop weight naik begitu cepat ditandakan pemadatan tanah sangat bagus, sedangkan jika naiknya begitu lambat maka pemadatan tanah kurang baik.

 

Hasil dari pengujian akan menampilkan angka dan kurva yang terjadi terhadap tanah, terdapat sebuah port usb dan printer kecil yang hasil pengujian langsung bisa di print. Port usb bisa digunakan untuk memindahkan data pengujian ke komputer untuk dilakukan analisa selanjutnya.

Testing Indonesia sebagai perusahaan penyedia alat-alat pengujian dan pengukuran menjual HMP LFG dengan kualitas terbaik. Informasi pemesanan dan konsultasi silakan hubungi Telepon: (021) 29563045, Whatsapp: 0822 5870 6420, Email: sales@testingindonesia.com




Produk Terkait dengan artikel Alat CBR Test Lapangan dengan Teknologi Terbaru

HMP LFG (Light Weight Deflectometer)
HMP LFG (Light Weight Deflectometer)
Rp. 180.000.000
HMP PDG Static (Plate Load Tester)
HMP PDG Static (Plate Load Tester)
HMP SON
HMP SON