Fungsi Sensor Accelerometer Pada Monitoring Gearbox
Dalam beberapa unit mesin memiliki sistem pemindah tenaga yaitu gearbox, yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga atau daya mesin ke salah satu bagian mesin lainnya, sehingga unit tersebut dapat bergerak menghasilkan sebuah pergerakan baik putaran maupun pergeseran. Gearbox merupakan suatu alat khusus yang diperlukan untuk menyesuaikan daya atau torsi (momen/daya) dari motor yang berputar, dan gearbox juga adalah alat pengubah daya dari motor yang berputar menjadi tenaga yang lebih besar.
Oleh karenanya, kita membutuhkan sebuah Monitoring Gearbox guna memantau kondisi kesehatan pada Gearbox itu sendiri, terdapat banyak faktor mengapa kita memerlukan Monitoring GearBox, diantaranya:
- Kondisi yang tak seimbang baik yang statik maupun dinamik pada mesin tersebut
- Terjadi Kerusakan (cacat) pada elemen-elemen rotasi (impeller macet, bearing rusak,dll).
- Ketidaksempurnaan bagian/fungsi mesin tersebut.
Mesin yang ideal dan layak pakai tidak akan bergetar karena energi yang diterimanya digunakan sepenuhnya untuk kefungsian mesin itu sendiri. Dalam prakteknya, mesin yang dirancang dengan baik, getarannya relatif rendah namun untuk jangka panjang akan terjadi kenaikan level getaran karena hal berikut:
- Keausan pada elemen mesin.
- Proses pemantapan pondasi(base plate)sedemikian rupa sehingga terjadi deformasi dan mengakibatkan misalignment pada poros.
- Perubahan perilaku dinamik pada mesin sehingga terjadi prubahan frekuensi pribadi
Dalam monitoring gearbox diperlukan sensor getaran untuk menangkap getaran yang di timbulkan gearbox saat sedang aktif. Sensor tersebut adalah Sensor Accelerometer, merupakan sensor yang dapat membantu dalam aktivitas monitoring gearbox.
Sensor Accelerometer merupakan sensor yang berfungsi untuk menagkap dan mengukur getaran serta mengukur percepatan akibat gravitasi bumi yang di terima oleh sensor.
Dalam monitoring gearbox dapat memanfaatan Sensor Accelerometer untuk menerima sinyal getaran dari kondisi mesin tersebut, tanpa membongkar atau menghentikan suatu mesin, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menganalisa lebih lanjut dalam perbaikan pada kerusakan yang terjadi. Dengan melakukan pengamatan analisis getaran secara berkala, maka sesuatu yang tidak normal pada suatu mesin dapat dideteksi sebelum kerusakan yang lebih besar terjadi.
Dalam monitoring gearbox tidak hanya menggunakan sensor tapi diperlukan juga instrument vibration analyzer, yang berfungsi untuk menganalisa getaran yang diterima dari sensor getaran, selanjutnya vibration analyzer akan memunculkan data – data yang diperlukan engineers untuk menganalisa kondisi kesehatan gearbox.
Dampak yang dihasilkan jika gearbox tidak dimonitoring adalah, kondisi gearbox yang akan semakin rusak dan pada akhirnya gearbox akan mati.
