Hardness Tester, Alat Terbaik untuk Uji Kekerasan

Setiap jenis material atau benda yang digunakan pada proses produksi suatu industri tentunya memiliki tingkat kekerasan yang berbeda. Secara definisi, kekerasan (Hardness) merupakan sifat mekanik pada suatu benda. Kekerasan pada material harus diukur dan dianalisa karena pada saat proses produksi sering terjadi gesekan dan deformasi plastis.

Pengertian deformasi plastis yaitu perubahan bentuk pada material secara permanen walaupun beban kerja dihilangkan. Secara umum, deformasi plastis yaitu kemampuan suatu material dalam menahan tekanan (penetrasi) dan beban indentasi.

Pengujian kekerasan atau hardness testing untuk menentukan nilai valid kekerasan pada material sehingga kekuatan material tersebut bisa dianalisa.

Kenapa uji kekerasan (Hardness Test) harus dilakukan ?

Ada 2 alasan harus dilakukan uji kekerasan pada setiap material industri yaitu :

  1. Menganalisa karakteristik dari material atau benda
  2. Menentukan standart mutu atau kualitas dari material tersebut

 

Metode Uji Kekerasan (Hardness Test)

 

Brinell Hardness

Metode Brinell Hardness ini menggunakan bola baja yang berfungsi sebagai indentor. Nantinya, bola baja ini ditekan pada permukaan material yang diuji. Rumusnya sebagai berikut :

HB = Hasil pengujian dengan metode brinell (Brinell Results)

P = gaya tekan (kg)

D = Diameter Bola (mm)

d = Diameter tekanan bola (mm)

 

Rockwell Hardness

Sedangkan untuk Rockwell Hardness menggunakan bola baja (indentor) dengan bentuk kerucut. Cara menggunakannya juga tidak jauh berbeda, dengan menekan bola pada bagian material yang diuji.

Rumus pada metode Rockwell Hardness :

HR = E – e

HR = Nilai kekerasan yang didapat menggunakan Rockwell Hardness

e = Jarak antara kondisi 1 dengan kondisi 3 dibagi 0,002 mm

E = Jarak antara bola baja (indentor) pada saat diberikan zero reference line dan minor load pada setiap indentor

 

Vicker Hardness

Metode Vicker Hardness menggunakan bola indentor dengan bentuk pyramid berukuran kecil. Metode ini sanga cocok digunakan pada material yang permukaannya tipis atau lunak ( 5 HV ) sampai yang permukaannya sangat keras (150 HV ) tanpa mengubah tingkat penekanan pada benda yang diuji.

 

Micro Hardness

Metode micro hardness ini digunakan untuk mengukur kekerasan pada benda yang permukannya sangat tipis. Skala beban yang dipakai untuk pengujian ini yaitu 1 sampai 1000 gram.

Semua metode uji kekerasan di atas dilakukan menggunakan instrument atau alat yang disebut Hardness Tester. Alat ini terbagi menjadi beberapa jenis yang disesuaikan dengan material atau benda yang diuji dan disesuaikan dengan metode uji kekerasan yang digunakan.

Jenis dari Hardness tester ini terbagi menjadi 2 yaitu digital dan portable. Untuk digital hardness tester bentuknya hampir mirip dengan mikroskop dilengkapi monitor digital. Sedangkan untuk portable hardness tester sering digunakan di lapangan karena bentuknya yang efisien dan mudah dibawa ke mana saja.

Testing Indonesia sebagai perusahaan penyedia alat pengujian dan pengukuran menjual Hardness Tester dan Portable Hardness Tester dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau. Informasi pemesanan dan konsultasi silakan hubungi kami melalui Telepon: (021) 29563045, Whatsapp: 0813 9929 1909, Email: sales@testingindonesia.com




Produk Terkait dengan artikel Hardness Tester, Alat Terbaik untuk Uji Kekerasan

Shore Hardness Test Stand NOVOTEST
Shore Hardness Test Stand NOVOTEST
Shore Durometer NOVOTEST TS-A
Shore Durometer NOVOTEST TS-A
Digital Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV-D
Digital Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV-D
Analog Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV
Analog Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV