Inilah Alasan Kenapa Uji Kekerasan Harus Dilakukan

Kekerasan, merupakan unsur yang ada dalam setiap material dan dalam logam tertentu. Hardness atau kekerasan itu sendiri adalah sifat mekanisyang telah digunakan dalam berbagai bentuk selama lebih dari 250 tahun. Tentu saja, sebagai unsur maerial yang sangat penting maka tingkat kekerasan pada material harus selalu dipantau dengan cara melakukan uji kekeraan atau hardness test.

Informasi yang didapat dari uji kekerasan dapat digunakan bersama dengan teknik verifikasi material lainnya seperti uji tarik, sehingga hasil dari kedua pengujian tersebut dapat digunakan untuk analisa dan menentukan standart kualitas material atau benda yang diuji.

Kenapa Uji Kekerasan (Hardness Test) pada Material Harus Dilakukan ?

Menentukan kekerasan pada material sangat bermanfaat untuk menentukan daya tahan, kekuatan, fleksibilitas, dan kemampuan berbagai jenis spesimen yang masih dalam proses pengolahan ataupun yang sudah menjadi barang jadi. Uji kekerasan merupakan jenis pengujian material yang paling sering digunakan, karena relatif mudah dilakukan dan tanpa merusak benda yang diuji.

Jenis pengujian ini biasa disebut uji tanpa merusak atau NDT (Non Destructive Test). Selain itu, instrumentasi atau peralatan yang digunakan lebih murah dibandingkan instrumentasi pada uji material lainnya. Bukan itu saja, pengujian ini dapat dilakukan langsung pada material tanpa harus melakukan perubahan. Uji kekerasan ini menggunakan teknik memberikan gores pada bagian benda atau material yang diuji.

 

 

Uji Kekerasan (Hardness Test)

 

 

Metode pengujian dengan goresan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekerasan material dari setiap bagiannya Bagian dimana material yang digores menjadi tanda penting untuk menentukan kekerasan. Tahap berikutnya, bagian permukaan yang digores diberi tekanan menggunakan bola baja atau yang disebut dengan indentor. 

Seperti yang dijelaskan pada artikel sebelumnya, metode pengujian hardness test ini terbagi menjadi 4 yaitu : Brinell Hardness, Rockwell Hardness, Vicker Hardness dan Micro Hardness. Setiap metode uji kekerasan menggunakan jenis hardness tester yang berbeda-beda. Secara garis besar, metode pengujian ditentukan dari ketebalan permukaan material yang diuji. Hal ini dikarenakan tingkat kekuatan indentasi atau pembebanan yang diberikan pada material uji berbeda-beda.

Testing Indonesia sebagai perusahaan penyedia alat pengujian dan pengukuran menjual Hardness Tester dan Portable Hardness Tester dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau. Informasi pemesanan dan konsultasi silakan hubungi kami melalui Telepon: (021) 29563045Whatsapp: 0857 4065 2657Email: sales@testingindonesia.com




Produk Terkait dengan artikel Inilah Alasan Kenapa Uji Kekerasan Harus Dilakukan

Shore Hardness Test Stand NOVOTEST
Shore Hardness Test Stand NOVOTEST
Shore Durometer NOVOTEST TS-A
Shore Durometer NOVOTEST TS-A
Digital Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV-D
Digital Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV-D
Analog Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV
Analog Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV