Mengenal Piezometer sebagai Instrumen Monitoring Geoteknik

Tanah, secara garis besar terdiri dari partiktel tanah itu sendiri dan pori, sedangkan pori terdiri dari udara dan air. Setiap daerah memiliki kedalaman air tanah masing-masing, biasanya daerah pegunungan air tanah dalam sekali, sedangkan daerah dekat pantai air tanahnya dangkal. Air dalam tanah tetap mempunyai gaya hidrostatis yaitu mempunyai tekanan merata ke segala arah, tidak tanggung-tanggung tekanannya 1 ton / m2 / kedalaman air, sehingga apabila tidak kita antisipasi akan menimbulkan permasalahan yang cukup serius.

Apabila kita berhadapan pada muka air tanah yang dangkal, dan kita hendak membuat struktur di bawah level air tanah tersebut maka struktur tersebut harus mampu menahan gaya angkat / uplift dari air juga tekanan air ke dinding struktur tersebut, maka dari itu kita membutuhkan alat untuk mendeteksi tekanan air tanah, alat itu bernama Piezometer

 

>>>Mau Beli Piezometer? Klik Disini<<<

 

Apa itu Piezometer ?

Piezometer yakni alat untuk memverifikasi fluktuasi muka air tanah tekanan ukuran pori pada setiap tahap penggalian dan pembebanan. Bahan yang digunakan terdiri dari bahan baja dan konektor untuk menunjukkan tekanan air Ketika Kabel terhubung ke alat baca, alat baca sendiri mampu menampilkan bacaan di salah satu digit, frekuensi (Hz), periode (mikrodetik), atau microstrain (με). Juga menampilkan suhu transduser (tertanam thermistor) dengan resolusi 0,1 ° C.

Prinsip Kerja Piezometer

Tahap pertama yakni tahap pemasangan, pertama tanah dibor sampai kedalaman tertentu. setelah itu kedalaman lubang diverifikasi dan dibersihkan, Pipa di pasang untuk kedalaman tertentu kemudian Mengisi lubang bor dilakukan untuk mengisi seluruh wiilayah pipa, Pada titik ini, bor casing atau berongga bagian batang auger di angkat kemudian tahap Pengisian Lubang, Pengisian lebih bagus memakai bahan pasir urug. Pengisian harus stabil dan untuk mencegah migrasi yang tidak diinginkan (intrusi) dari tanah ke zona instalasi zona piezometer. Bahan mengisi ini memiliki sekitar 1 meter dengan ketebalan (masing-masing tebal 50 cm untuk area di bawah dan di atas piezometer). Di atas timbunan pasir, lubang diisi dengan bahan grouting, terdiri dari semen-bentonit, hingga elevasi permukaan tanah.

 

 

 

 




Produk Terkait dengan artikel Mengenal Piezometer sebagai Instrumen Monitoring Geoteknik

Standard Piezometers (VW)
Standard Piezometers (VW)
Heavy Duty Piezometer (VW)
Heavy Duty Piezometer (VW)
Multilevel Piezometer (VW)
Multilevel Piezometer (VW)
High Temperature Piezometer (VW)
High Temperature Piezometer (VW)