Menguji Kekuatan Beton dengan Mesin Uji Tekan (Universal Testing Machine)

Beton adalah salah satu komponen dalam kontruksi pembangunan sehingga dibutuhkan beton dengan mutu yang baik untuk menghasilkan bangunan yang kokoh dan tahan lama. Beton adalah kombinasi dari campuran sement Portland dan aggeragate halus seperti pasir dan campuran air. Beton ini biasanya dijumpai dalam fondasi, gedung bertingkat, jalan raya, perkerasan jalan. Pada saat membuat beton agar cepat kering dan tahan lama, para kontraktor biasanya menambahkan cairan Addictive


Konstruksi bangunan kokoh yang baik harus memenuhi 3 syarat : kuat, kaku, dan stabil. Suatu bangunan gedung dikatakan rusak atau mengalami kegagalan konstruksi, bila unsur-unsur struktur tidak memenuhi salah satu atau keseluruhan syarat di atas.


Penyebab kegagalan struktur bisa dikategorikan menjadi dua jenis : manusia dan alam. Akibat ulah manusia, misalnya: perencanaan yang asal-asalan, pelaksanaan, atau penggunaan bahan yang tidak layak. Akibat alam, antara lain angin kencang, tsunami, dan gempa bumi.


Pengujian beton harus berdasarkan mutu K-275. Arti dari K-275 itu sendiri adalah campuran merupakan beton yang dibikin dari semen 406 kg, pasir 684 kg, kerikil 1026 kg, dan air 215 liter. Beton itu akan mengering dengan maksimal dalam 28 hari.Beton dapat kita uji melalui yang paling sering di gunakan yaitu uji Kuat Tekan Beton menggunakan mesin uji tekan atau yang biasa disebut universal testing machine.

 

sumber gambar: ilmusipil.com

Mesin uji Tekan (Universal Testing Machine)


Di atas adalah mesin uji tekan (Universal Testing Machine) yang biasa digunakan untuk menguji kekuatan beton. Tujuan di lakukannya uji test beton supaya tidak ada kegagalan struktur beton pada bagunan. Pengujian ini di lakukan dengan beton yang masih segar ( fresh concrete) K-275 yang mewakili campuran beton. Kuat tekan beton adalah besarnya beban per satuan luas, yang menyebabkan benda uji beton hancur bila dibebani dengan gaya tekan tertentu, yang dihasilkan oleh mesin uji tekan

Untuk melaksanakan pengujian kuat tekan beton harus diikuti beberapa tahapan sebagai berikut :

1.    Letakan beton baru pada mesin

2.    Jalankan mesin dan di tambah beban dengan perlahan-lahan

3.    Kemudia lakukan test sampe titik di mana beton tersebut hancur

4.    Catat pecahan tersebut agar bisa di hitung kekuatannya

Dalam proses pembangunan, menghitung kekuatan beton sangan penting guna menjauhkan dari kecelakaan pada bagunan yang gagal truktur beton. Beton dengan mutu yang baik pun tetap di uji kekuatannya agar sesuai dengan standarisasi nasional yang sudah ditentukan.


Testing Indonesia sebagai perusahaan yang menyediakan berbagai instrument pengujian menjual mesin uji tekan atau universal testing machine dengan kualitas terbaik. Selain itu, kami juga melayani pembuatan mesin utm sesuai dengan desain yang anda miliki. Jika anda berminat, silakan langsung hubungi tim kami melalui fitur chating online yang ada di pojok bawah website ini.

    




Produk Terkait dengan artikel Menguji Kekuatan Beton dengan Mesin Uji Tekan (Universal Testing Machine)

Qc-513B2 Universal Testing Machine
Qc-513B2 Universal Testing Machine
Qc-506B1 Universal Testing Machine
Qc-506B1 Universal Testing Machine
Qc-506B Material Testing Machine
Qc-506B Material Testing Machine
Qc-505B1 Universal Material Testing Machine
Qc-505B1 Universal Material Testing Machine