Phone / Whatsapp

0857 4065 2657 (Mashudy)

0821 1460 7782 (Faoji)

0823 1173 8960 (Fajar)

Phone Office

+62-21 29563045







Metode Uji Kekerasan Brinell ( Brinell Hardness Test)

Setiap material pasti memiliki nilai kekerasan yang berbeda, secara definisi kekerasan adalah bentuk ketahanan specimen material terhadap deformasi plastis yang ditimbulkan akibat adanya pengaruh seperti tekanan dan goresan sehingga menghasilkan lekukan pada permukaan material tersebut. Dalam mengukur nilai kekerasan material atau benda maka harus dilakukan pengujian terlebih dahulu, pengujian ini disebut uji kekerasan menggunakan mesin uji hardness tester . Ada 4 metode uji kekerasan yaitu Brinell, rockwell, Vickers dan micro hardness.

Metode Uji Kekerasan Brinell

Metode ini dilakukan dengan cara memberikan tekanan menggunakan indentor berupa bola baja dengan diameter 10 mm pada bagian permukaan material yang diuji dengan beban 3000 kgf dalam rentang waktu kurang lebih 10-15 detik.

Uji kekerasan ini menggunakan mesin uji yang disebut hardness tester Brinell. Mesin pengujian ini memiliki sistem yang berbeda-beda yaitu digital, manual/analog, semi otomatis dan full otomatis. Berikut ini gambar untuk hardness tester Brinell digital :

Hardness Tester Brinell

 

Benda atau material uji yang diberi penekanan menggunakan indentor nantinya akan menghasilkan lekukan pada bagian permukaannya. Lekukan tersebut akan diukur diameter jejaknya menggunakan mikroskop yang sudah terintegrasi dengan hardness tester.

Rumus Uji Kekerasan Brinell :

 

 

 

Penjelasan :

P = gaya atau beban uji (kgf)

D = diameter indentor bola dalam mm

d = diameter jejak dalam mm

Indentor Hardness Tester Brinell

Indentor yang digunakan pada uji kekerasan ini memiliki diameter 10 mm. Namun, uji kekerasan ini juga bisa menggunakan indentro yang diameternya lebih kecil seperti indentor diameter 5 mm, 2,5 mm, dan 1 mm. Ukuran diameter bola indentor yang digunakan harus disesuaikan dengan ketebalan material yang diuji.

 

 

Standar Uji Kekerasan Brinell

Standar yang digunakan untuk uji kekerasan Brinell berdasarkan ASTM E10 (standar pengujian kekerasan Brinell untuk material logam), sedangkan untuk standar internasional uji kekerasan Brinell yaitu ISO 6506-1.

Kelebihan Uji Kekerasan Brinell

  • Permukaan material tidak perlu halus untuk diuji
  • Bisa digunakan untuk uji material yang bersifat tidak homogen
  • Ukuran jejak yang dihasilkan relatif besar sehingga mudah diukur

Kekurangan Uji Kekerasan Brinell

  • Waktu proses pengujian relative lama
  • Pengujian ini tidak bisa diterapkan untuk material tipis
  • Dibutuhkan ketelitian dalam mengukur jejak yang dihasilkan oleh indentor

Testing Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak dibidang penyedia alat pengujian menjual hardness tester Brinell dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau. Informasi pemesanan dan konsultasi silakan hubungi kami melalui nomor Telepon: (021) 29563045, Whatsapp: 085740652657, Email: sales@testingindonesia.com




Produk Terkait dengan artikel Metode Uji Kekerasan Brinell ( Brinell Hardness Test)

Shore Hardness Test Stand NOVOTEST
Shore Hardness Test Stand NOVOTEST
Shore Durometer NOVOTEST TS-A
Shore Durometer NOVOTEST TS-A
Digital Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV-D
Digital Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV-D
Analog Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV
Analog Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV