Phone / Whatsapp

0857 4065 2657 (Mashudy)

0821 1460 7782 (Faoji)

0823 1173 8960 (Fajar)

Phone Office

+62-21 29563045







Proses Dewatering pada Pembangunan Gedung

Pembuatan gedung atau bangunan bertingkat pasti sangat berhubungan dengan sistem Dewatering. Kenapa begitu? Karena dewatering bertujuan untuk mengendalikan air tanah dan permukaan sehingga proses konstruksi dapat berjalan dengan lancar.

Secara pengertian, dewatering merupakan pengerjaan sipil untuk memantau dan mengeringkan debit air sehingga dapat dilakukan pembangunan.

Proses dewatering ini sangat dibutuhkan untuk pembangunan gedung, biasanya dilakukan ketika membuat basement yang tingginya bisa mencapai 5 lantai. Jika kondisi air tanah tidak stabil dapat menyebabkan masalah yang serius seperti keretakan pada aspal hingga tanah amblas.

Sebelum pengerjaan dewatering maka harus dilakukan uji pemompaan, tujuannya adalah :

  • Mengetahui jumlah debit air yang mengalir ke arah lubang galian
  • Mengukur kecepatan tingkat balik air tanah setelah dikuras
  • Setelah mendapat besarnya air tanah, maka dapat diketahui berapa banyak pompa air yang dibutuhkan
  • Mengukur radius penurunan muka air berdasarkan tingkat atau lantai pada bagunan
  • Bisa diketahui pada kedalaman berapa meter terdapat lapisan tanah yang kedap air

Pic Source: Theconstructor.org

Setelah pengujian pompa dilakukan dan melihat data yang dihasilkan, jika dinyatakan aman maka tahap selanjutnya melakukan proses dewatering, berikut ini caranya :

Pasang alat untuk mengukur tekanan muka air tanah, alat ini disebut Piezometer. Dengan alat ini, setiap beberapa meter kedalaman tanah bisa diketahui tekanan muka airnya.

Memasang sumur khusus untuk melakukan pemantauan terhadap muka air tanah

Kemduian pasang pompa dengan jumlah dan kapasitas yang sesuai dengan data pengukuran sebelumnya. Jenis pompa yang dipakai adalah pompa rendam dengan kapasitas 100-600 liter per menit.

Pada setiap sumur pemompaan harus dipantau naik atau turunnya permukaan air tanah menggunaakan alat yang disebut Electronic Water Level Meter. Proses pemompaan terus berlangsung meskipun pengerjaan basemenet gedung sedang dilakukan.

Memang benar dengan dewatering proses pengerjaan konstruksi bisa berjalan tanpa hambatan, tapi proses dewatering ini dapat menimbulkan efek domino terhadap perumahan atau bangunan disekitar konstruksi karena pengaruh dari daya dukung tanah yang berkurang karena air tanah yang disedot melalui pompa. Maka dari itu, proses dewatering ini harus dilakukan dengan perhitungan yang matang agar tidak merugikan pihak lain.

Testing Indonesia sebagai perusahaan penyedia alat pengujian dan pengukuran menjual Piezometer dengan kualitas terbaik. Informasi pemesanan silakan hubungi kami di nomor Telepon: (021) 29563045, Whatsapp: 0813 9929 1909, Email: sales@testingindonesia.com

Informasi lainnya bisa Anda tanyakan langsung pada tim kami melalui fitur chating online yang ada di pojok kanan bawah website ini.




Produk Terkait dengan artikel Proses Dewatering pada Pembangunan Gedung

Piezometers Standard (VW)
Piezometers Standard (VW)
Heavy Duty Piezometer (VW)
Heavy Duty Piezometer (VW)
Multilevel Piezometer (VW)
Multilevel Piezometer (VW)
High Temperature Piezometer (VW)
High Temperature Piezometer (VW)