Phone / Whatsapp

0857 4065 2657 (Mashudy)

0821 1460 7782 (Faoji)

0823 1173 8960 (Fajar)

Phone Office

+62-21 29563045







Vibration Sensor, Alat Terbaik untuk Mengukur Getaran pada Mesin

Vibration Sensor - Setiap benda yang dialiri listrik menghasilkan getaran dengan nilai yang berbeda-beda, untuk mengetahui tingkat getarannya maka harus diukur menggunakan sensor getaran atau vibration sensor. Secara umum, sensor ini mampu mendeteksi adanya suatu getaran dengan cara mengubah gerakan mekanis menjadi sinyal listrik.

Vibration Sensor

Contoh Vibration Sensor

 

Pada vibration sensor terdapat 3 jenis transducer yang digunakan yaitu :

  • Velocity Sensor
  • Displacement Sensor
  • Accelerometer Sensor

Setiap sensor di atas memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, maka dari itu tidak semua transducer mampu mencakup semua pengukuran vibrasi. Sangat disarankan untuk memilih sensor getaran yang sesuai dengan kebutuhan.

Velocity Sensor

Sensor ini memiliki fungsi mengukur getaran suatu mesin atau alat dengan kecepatan sebagai parameternya. Cara menggunakannya juga mudah, cukup menempelkan ujung sensor ini pada benda yang akan diukur getarannya.

Cara Kerja Sensor Velocity

Cara kerjanya berdasarkan hukum fisika yaitu ketika suatu kumparan/konduktor yang berada dikelilingi medan magnet kemudian konduktor tersebut bergerak terhadap konduktor begitu juga sebaliknya maka akan menghasilkan tegangan induksi pada konduktor tersebut.

Jika transducer ini diletakan pada mesin yang sedang bergetar, maka transducer ini juga ikut bergetar dengan begitu kumparan yang ada di dalamnya ikut bergerak terhadap medan magnet sehingga dapat menimbulkan kumparan listrik pada bagian ujung kawatnya. Kemudian, sinyal listrik pada transducer akan diolah untuk mendapatkan nilai getarannya.

Displacement Sensor

Vibration sensor yang juga disebut proximity ini menggunakan efek Edy Current dengan melakukan injeksi gelombang sinusoida yang frekwensinya tinggi ( kurang lebih 3 MHz) yang berperan sebagai carrier atau gelombang pembawa.

Prinsip Kerja Displacement Sensor

Sensor ini menggunakan oscillator-demodulator yang berfungsi untuk memisahkan gelombang pembawa dengan gelombang getaran yang sedang diukur. Nantinya, gelombang getaran dilanjutkan ke Indicator, Recorder dan layar monitor.

Accelerometer Sensor

Sensor ini berfungsi untuk mengukur getaran pada mesin dengan mengukur percepatannya. Biasanya sensor accelerometer digunakan untuk mengukur vibrasi pada mobil, instalasi pengamanan dan mesin pada bangunan. Terkadang, sensor ini juga digunakan untuk mengukur aktivitas gempa bumi.

Cara Kerja Sensor Accelerometer

Cara kerja dari sensor ini menggunakan beberapa elemen untuk mengukur vibrasi yaitu kapasitas (capacitive), piezoelectric, resistan (Piezoresistive), perubahan pada daerah terinduksi magnet, resistivitas magnet dan suhu panas.

Testing Indonesia sebagai perusahaan penyedia alat pengujian menjual vibration sensor dan sensor accelerometer dengan kualitas terbaik. Informasi lebih lengkap dan pemesanan silakan hubungi kami melalui nomor telpon yang tertera di website ini atau bicara dengan tim kami melalui fitur chating online yang ada di pojok kanan bawah website ini.




Produk Terkait dengan artikel Vibration Sensor, Alat Terbaik untuk Mengukur Getaran pada Mesin

HS-100 Accelerometer - AC acceleration output via 2 Pin MS Connector
HS-100 Accelerometer - AC acceleration output via 2 Pin MS Connector
HS-100 Accelerometer - AC acceleration output via M12 Connector
HS-100 Accelerometer - AC acceleration output via M12 Connector
HS-100 Accelerometer - AC acceleration output via Braided Cable
HS-100 Accelerometer - AC acceleration output via Braided Cable
HS-100 Accelerometer - AC acceleration output via Flame Retardant Cable
HS-100 Accelerometer - AC acceleration output via Flame Retardant Cable