Phone / Whatsapp

0813 9929 1909 (Zulfikri)

0822 5870 6420 (Anto)

0821 1460 7782 (Faoji)

Phone Office

+62-21 29563045







Berikut Cara Membaca Hasil dari Gas Analyzer

Kondisi mesin pada kendaraan dapat dianalisa dari sisa gas baung diujung knalpotnya. Dengan melakukan uji emisi gas Anda bisa melakukan serangkaian tindakan untuk perbaikan atau penyetelan mesin. Alat untuk melakukan uji emisi gas dibutuhkan alat Gas Analyzer, dengan alat ini partikel gas buang dapat terlihat secara presisi.

Gas analyzer adalah alat yang dapat mengukur jenis gas karbon dioksida (CO2), oksigen (O2), dan karbon monoksida (CO). Gas analyzer sudah dilengkapi dengan system print dan dapat menampilkannya pada laptop. Alat ini tidak hanya mengukur gas, tapi juga bisa memberikan nilai pengukuran kuantitas yang ditampilkan dengan bentuk grafik atau angka.

Namun, hasil dari gas analyzer hanya menampilkan satuan angka yang sulit dipahami, bagaimana cara membacanya?

Hasil Gas Analyzer

Sumber gambar: otosigna99.blogspot.com

Biasanya setiap hasil gas buang pada gas analyzer terdiri dari CO (karbon monoksida), CO2 (karbon dioksida), HC (hidrokarbon), O2 (oksigen), dan e (lambda). Semua jenis gas ini didapat setelah gas analyzer dipasangkan ke beberapa bagian mobil seperti ujung knalpot untuk mendeteksi gas buang, kabel busi satu silinder untuk mendeteksi rpm, dan lubang oli untuk mendeteksi suhu oli.

Mesin dinyalakan lalu hasilnya dapat dilihat dari layar monitor, bahkan bisa juga diprint. Gas Analyzer ibarat seperti scanner untuk melihat kondisi mesin.

CO (karbon monoksida)

Setiap hasil pengukuran memiliki penjelasan dan angka ideal yang berbeda. Misalnya CO (karbon monoksida), CO mengindikasikan pembakaran dalam silinder dan memiliki efisiensi pembakaran berkisar 0,2 - 1,5% dengan nilai ideal 0,5%. Sedangkan karburator memiliki nilai efisiensi berkisar 1 - 3,5% dengan nilai ideal 1 – 2%.

Bila angka CO berada di luar nilai ideal itu artinya perlu dilakukan pemeriksaan. Kemungkinannya bisa beragam, mulai dari karburator, injector, atau filter udara kotor, choke karburator tertutup, hingga kebocoran kompresi akibat klep.

CO2 (karbon dioksida)

CO2 (karbon dioksida) mengindikasikan hasil pembakaran di dalam mesin. Angka ideal harus berada di atas 12% atau semakin tinggi. Karena jika semakin tinggi nilainya, semakin baik pembakaran yang terjadi. Artinya energi yang dibakar pun semakin banyak. Jika nilai CO2 berada di bawah 12%, artinya ada beberapa hal yang harus disesuaikan seperti campuran bahan bakar dengan udara kurang tepat atau ruang bakar yang kotor.

HC (hidrokarbon)

HC mengindikasikan sisa bensin yang terbuang Bersama asap knalpot. Nilai ideal HC tidak boleh lebih dari 300 ppm. Jika melenceng dari nilai ini bisa mengakibatkan tenaga mesin lemah dan boros bahan bakar perlu dilakukan pemeriksaan kompresi di ruang bakar dan sistem pengapian.

O2 (oksigen)

Oksigen yang terlalu banyak keluar dari sisa gas buang mengindikasikan proses pembakaran di mesin yang tidak efisien. Nilai oksigen tidak boleh lebih dari 2%, jika lebih dari nilai tersebut maka artinya ada kebocoran dalam sistem gas buang atau setelan bahan bakar yang terlalu irit. Semakin dekat nilai oksigen ke angka 0 maka semakin bagus proses pembakaran yang terjadi.

E (lambda)

Nilai lambda berhubungan dengan perbandingan antara campuran udara dan bahan bakar yang terbuang melalui asap knalpot. Nilai ideal lambda adalah 1. Jika lebih dari 1 artinya setelan bahan bakar irit. Jika lebih dar 1,1 artinya bahan bakar terlalu irit.

Begitu sebaliknya, jika nilai lambda kurang dari 1 atau 0,95 maka menandakan bahan bakar boros. Jika kurang dari 0,85 maka artinya bahan bakar terlalu boros.

Itulah cara membaca hasil gas analyzer, semoga artikel ini bermanfaat. Jika tertarik dengan alat ini, kami jual gas analyzer. Silahkan menghubungi nomor 021 2956 3045 atau email sales@testingindonesia.com

sumber: gardenspeed.com




Produk Terkait dengan artikel Berikut Cara Membaca Hasil dari Gas Analyzer

LGT-100 Cross Stack & In-Situ Laser Gas Analyzer
LGT-100 Cross Stack & In-Situ Laser Gas Analyzer
EM-5P Portable Flue Gas Analyzer
EM-5P Portable Flue Gas Analyzer
FT-2000P Portable FTIR Gas Analyzer
FT-2000P Portable FTIR Gas Analyzer
EM-5 Flue Gas Analyzer
EM-5 Flue Gas Analyzer