Phone / Whatsapp

0813 9929 1909 (Zulfikri)

0822 5870 6420 (Anto)

0821 1460 7782 (Faoji)

Phone Office

+62-21 29563045







Memahami Metode Pengujian Vickers pada Hardness Tester

Pada artikel sebelumnya kami telah membahas tentang metode pengujian pada Hardness Tester yaitu Brinnel, dan Rockwell. Nah pada artikel kali ini kami akan membahas tentang metode pengujian Vickers pada Hardness Tester, seperti apa cara kerjanya? Apa indentor yang digunakan? Apa keuntungan dan kekurangannya?

Cara Kerja Metode Pengujian Vickers

Metode pengujian kekerasan Vickers pada Hardness Tester dilakukan dengan cara menekan material pengujian dengan indentor intan berbentuk piramida dengan alas segi empat dan besar sudut 136 derajat dari permukaan-permukaan yang berhadapan. Hasil tekanan dari indentor akan meninggalkan bekas atau lekukan di permukaan material yang diuji.

 

Untuk mengetahui nilai kekerasan material yang diuji, maka diagonal rata-rata dari bekas/lekukan tersebut harus diukur terlebih dahulu dengan mikroskop.

Nilai kekerasan Vickers bisa didapatkan dengan membagi besar beban uji yang digunakan dengan luas permukaan bekas tekanan pada material yang diuji.

Jika d merupakan diagonal rata-rata dari lekukan, maka luas permukaan lekukan dapat ditentukan sebagai berikut.

 

atau

Jadi angka/nilai kekerasan Vickers dapat didapat dengan rumus berikut.

Rentang beban uji yang digunakan pada Hardness Tester Vickers berada di kisaran antara 1 kgf sampai 120 kgf, dan beban uji yang biasa digunakan adalah 5, 10, 30, dan 50 kgf. Sedangkan waktu penerapan beban uji (dwell time) standar biasanya dilakukan selama 10 – 15 detik.

Dalam pengujian kekerasan Vickers harus memperhatikan jarak minimal dari titik pusat lekukan ke sisi samping material, di mana menurut standar ASTM adalah sebesar 2,5 diagonal lekukan. Jarak minimal antara lekukan-lekukan yang berdekatan juga 2,5 kali diagonal jejak. Sedangkan menurut standar ISO, jarak minimal dari titik pusat bekas/lekukan ke bagian pinggir material yang diuji adalah 2,5 d untuk baja dan paduan tembaga dan 3d untuk logam ringan, sementara jarak minimal antara lekukan adalah 3 d untuk baja dan paduan tembaga, dan 6 d untuk logam - logam ringan.

 

Indentor intan berbentuk piramid

Pengujian Hardness Tester Vickers ini berbeda dengan pengujian Hardness Tester Brinnel dan Rockwell yang menggunakan lebih dari satu jenis dan ukuran indentor, metode pengujian kekerasan Vickers ini hanya menggunakan satu jenis indentor saja yaitu indentor intan berbentuk piramid yang dapat digunakan untuk menguji hampir semua jenis logam dari yang lunak sampai keras.

Hardness Tester Vickers juga memiliki jenisnya sendiri seperti Hardness Tester Vickers Hidrolik, Hardness Tester Vickers Mekanis, Hardness Tester Vickers Digital, Hardness Tester Vickers Semi Automatic, hingga Full Automatic. Berikut salah satu jenis Hardness Tester Vickers Digital.

Biasanya, ada tiga jenis bentuk bekas (lekukan) yang dihasilkan oleh tekanan indentor, yaitu bentuk persegi sempurna, bentuk bantal, dan bentuk tong.

Bentuk - bentuk bekas atau lekukan

Bekas dengan bentuk persegi dihasilkan oleh indentor intan piramid yang sempurna. Bekas yang berbentuk bantal biasanya karena terjadi pengerutan logam di sekitar permukaan. Bekas bentuk tong biasanya dihasilkan pada logam-logam yang dikerjakan dingin (cold working) sehingga menghasilkan benuk seperti bubungan.

Pada saat melakukan pengujian kekerasan pada material dengan Hardness Tester Vickers maka material yang akan diuji harus memiliki permukaan yang halus, rata, dan bersih dari cat, kerak, oksida, minyak, dan kotoran lainnya. Untuk mendapatkan permukaan material seperti yang disebutkan, harus dilakukan proses pemolesan dan penggerindaan.

Pengujian Hardness Tester Vickers sama seperti metode pengujian kekerasan Brinell, jika ukuran bekas semakin kecil, maka kekerasan material yang diuji juga semakin keras dan begitu juga sebaliknya. Metode pengujian Vickers tidak cocok untuk menguji bahan atau material yang tidak homogen seperti besi tuang.

Standar Pengujian Vickers

Berikut Standar pengujian Vickers:

ASTM E92           : Adalah Metode standar pengujian kekerasan Vickers untuk bahan logam.

ASTM E384         : Adalah Metode pengujian standar kekerasan mikro material

ISO 6507-1          : Pengujian kekerasan Vickers - Bagian 1 - Metode pengujian untuk bahan logam.

ISO 6507-2          : Pengujian kekerasan Vickers - Bagian 2 - Verifikasi dan kalibrasi mesin uji untuk logam.

ISO 6507-3          : Pengujian kekerasan Vickers - Bagian 3 - Kalibrasi balok referensi untuk bahan logam.

ISO 6507-4          : Pengujian kekerasan Vickers - Bagian 4 - Tabel nilai kekerasan untuk bahan logam.

Penulisan angka kekerasan Vickers

Penulisan nilai kekerasan Vickers biasanya ditulis dalam bentuk angka yang diikuti dengan huruf HV (Hardness Vickers) dan besarnya beban uji. Contohnya “186 HV 30”, maksudnya adalah angka kekerasan material yang diuji yaitu 186, beban uji yang digunakan sebesar 30 kgf, dan lamanya waktu penerapan beban (dwell time) yaitu 10 – 15 detik.

Jika waktu penerapan beban tidak berada di waktu 10 – 15 detik, maka waktu penerapan uji bebannya harus dimasukkan. Contohnya “472 HV 50/20”, arti dari 472 adalah angka kekerasan benda ujinya, 50 adalah beban uji yang diterapkan yaitu 50 kgf, dan 20 adalah lamanya waktu penerapan beban selama 20 detik.

Contoh Pengujian Hardness Tester Vickers dari beberapa bahan

Keuntungan metode pengujian kekerasan Vickers

Metode pengujian Hardness Tester Vickers memiliki keuntungan sebagai berikut:

  • Hanya menggunakan satu indentor untuk menguji berbagai material yang lunak sampai keras.
  • Pembacaan ukuran bekas atau lekukan dapat dilakukan lebih akurat.
  • Pengujian yang relatif tidak merusak.
  • Dapat digunakan pada hampir semua jenis logam.

Kekurangan metode pengujian kekerasan Vickers

Metode pengujian Hardness Tester Vickers memiliki kekurangan sebagai berikut:

  • Waktu pengujian bisa memakan waktu jika dilakukan secara keseluruhan.
  • Memerlukan pengukuran diagonal bekas (lekukan) pada material secara optik.
  • Permukaan material atau benda yang diuji harus dipersiapkan dengan baik

Testing Indonesia jual hardness tester berkualitas dengan harga terjangkau, Anda bisa memilih beragam hardness tester yang kami jual seperti Bench Hardness Tester (Brinell, Rockwell, Vickers) dan Portable Hardness Tester (UCI, Leeb, Combined). Informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di Office: 021-2956-3045 Email: sales@testingindonesia.com Whatsapp: 0822-5870-6420 (Anto)

 

Sumber: pusat-lingkaran.blogspot.com




Produk Terkait dengan artikel Memahami Metode Pengujian Vickers pada Hardness Tester

UCI Hardness Tester NOVOTEST T-U3
UCI Hardness Tester NOVOTEST T-U3
Combined Hardness Tester NOVOTEST T-U2
Combined Hardness Tester NOVOTEST T-U2
Leeb Hardness Tester NOVOTEST T-D3
Leeb Hardness Tester NOVOTEST T-D3
Shore Hardness Test Stand NOVOTEST
Shore Hardness Test Stand NOVOTEST