Phone / Whatsapp

0813 9929 1909 (Zulfikri)

0822 5870 6420 (Anto)

0821 1460 7782 (Faoji)

Phone Office

+62-21 29563045







Ultrasonic Pulse Velocity Test, Metode Menguji Kekuatan Beton dengan Mudah

Pembangunan infrastruktur seperti Gedung, jalan tol, jembatan, dan bendungan sangat berkaitan dengan penggunaan beton untuk membuat bangunannya, Beton terbuat dari kombinasi aggregat dan pengikat semen.

Dalam pembuatannya, beton harus memenuhi standar kuat supaya mampu menahan beban struktur bangunan dan bias menahan beban tekanan air pada bendungan. Pengujian harus dilakukan untuk mengukur kekuatan suatu beton.

Terdapat 2 metode uji beton yaitu:

Metode Uji Tekan Beton

Metode pengujian ini dilakukan dengan cara mencetak beberapa beton berbentuk silinder untuk pengujian, lalu beton yang sudah dicetak tadi akan diletakkan pada mesin.

Lalu besi pada mesin pengujian akan turun untuk memberikan tekanan pada beton tersebut. Saat proses pengujian, kekuatan beton akan terlihat pada layar, setelah diuji maka beton bias langsung digunakan. Metode pengujian ini biasanya menggunakan mesin yang disebut Universal Testing Machine.

Metode pengujian langsung

Jika beton sudah dipasang pada struktur bangunan, maka beton harus dimonitor/dipantau secara berkala untuk menghindari terjadinya keretakan pada struktur. Untuk memeriksa beton yang sudah terpasang yaitu dengan metode pengujian langsung di lapangan. Pengujian ini terbagi menjadi dua yaitu Uji Merusak (Destructive Test) dan Uji Tanpa Merusak (Non Destructive Test/NDT).

Destructive Test adalah pengujian yang dilakukan dengan cara merusak material yang diuji, lalu setelah itu akan terlihat nilai atau informasi dari beton yang diuji. Material yang sudah diuji dengan metode ini sudah tidak bisa digunakan lagi.

Non Destructive Test adalah pengujian yang berbanding balik dengan Destructive Test, pengujian ini dilakukan tanpa merusak material untuk mendapatkan nilai pada material. NDT biasa dilakukan untuk pengujian struktur pada Gedung, jembatan atau dermaga.

Pengujian NDT yang biasa dilakukan untuk menguji beton pada struktur bangunan yaitu Ultrasonic Pulse Velocity Test (UPVT). Pengujian UPVT merupakan pengujian yang menggunakan gelombang ultrasonic yang menjalar pada beton. Alat untuk melakukan pengujian UPVT yaitu Ultrasonic Pulse Velocity Tester atau biasa disebut Concrete Strength Tester.

Cara Kerja Ultrasonic Pulse Velocity Test

Peralatan yang digunakan untuk melakukan pengujian UPVT yaitu:

  • PUNDIT (Portable Unit Non Destructive Indicator Tester)
  • Transducer (Transmitter dan Receiver)
  • Calibration Bar dan Kabel/Connector

Cara kerja Ultrasonic Pulse Velocity Test ini yaitu Sensor Transmitter Transducer ditempatkan pada permukaan beton, lalu gelombang ultrasonic akan membaca ke dalam material beton dan menuju Sensor Receiver Transducer, waktu temput gelombang transmitter ke receiver juga akan dihitung.

Lalu nilai akan muncul pada alat PUNDIT. Selanjutnya nilai beton tersebut dimasukkan ke computer melalui data logger yang nantinya akan dikonversi menjadi grafik untuk mempermudah Analisa dan memberi kesimpulan dari pengujian tersebut.

Testing Indonesia jual concrete strength tester/alat ukur beton untuk membantu Anda melakukan pengujian beton. Informasi lebih lanjut hubungi nomor 021 2956 3045 atau email: sales@testingindonesia.com




Produk Terkait dengan artikel Ultrasonic Pulse Velocity Test, Metode Menguji Kekuatan Beton dengan Mudah

Strength Meter NOVOTEST IPSM-U+T (Pulse Velocity Tester)
Strength Meter NOVOTEST IPSM-U+T (Pulse Velocity Tester)
TIMETC210 Crack Depth Gauge
TIMETC210 Crack Depth Gauge
Rebar Locator TC100
Rebar Locator TC100
Rebar Locator TC110
Rebar Locator TC110